Lewati ke konten
MasjidAtlas أطلس المساجد

Foto: Si Gam · CC BY-SA 4.0 · Wikimedia Commons ↗

Bersejarah

Masjid Sultan Suriansyah

masjid di Indonesia

Petunjuk arah

Info utama

Dibangun
1526
🧭 Apa saja fasilitas masjid ini?

Jika pernah ke sana, tandai yang Anda lihat; info yang terkonfirmasi ditampilkan dan dipakai untuk filter.

Masuk untuk menandai

Ringkasan

Konten ini belum tersedia dalam bahasa Anda.

Teks ini disusun dengan bantuan AI dari informasi bersumber dan belum ditinjau editor. Mohon laporkan jika ada kesalahan.

The Sultan Suriansyah Mosque stands in the village of Kuin Utara in Banjarmasin, in Indonesia's South Kalimantan province. It is regarded as the oldest mosque in South Kalimantan and is named after Suriansyah, the first Banjar king to embrace Islam. The building is a stilt house made of ironwood, topped by a three-tiered roof. The mihrab has its own roof, separate from the main structure. The layered roof follows the model of the Great Mosque of Demak, which in turn drew on the architecture of the Hindu-Buddhist civilizations of Java and Bali.

Sejarah

Konten ini belum tersedia dalam bahasa Anda.

Teks ini disusun dengan bantuan AI dari informasi bersumber dan belum ditinjau editor. Mohon laporkan jika ada kesalahan.

The mosque was built in 1526, during the reign of Sultan Suriansyah, the first Banjar king to convert to Islam.

It has been renovated twice, first in 1978 and again in 1999. On 23 May 2008 it was designated a cultural heritage site.

Dari Wikipedia

Masjid Sultan Suriansyah atau Masjid Kuin adalah sebuah masjid bersejarah di Kota Banjarmasin yang merupakan masjid tertua di Kalimantan Selatan. Masjid ini dibangun pada masa pemerintahan Sultan Suriansyah (1526-1550), Raja Banjar pertama yang memeluk agama Islam. Masjid Kuin merupakan salah satu dari tiga masjid tertua yang ada di kota Banjarmasin pada masa Mufti Jamaluddin (Mufti Banjarmasin), masjid yang lainnya adalah Masjid Besar (cikal bakal Masjid Jami Banjarmasin) dan Masjid Basirih. Masjid ini terletak di Jalan Kuin Utara, Kelurahan Kuin Utara, kawasan yang dikenal sebagai Banjar Lama merupakan situs ibu kota Kesultanan Banjar yang pertama kali. Masjid ini letaknya berdekatan dengan komplek makam Sultan Suriansyah dan di tepian kiri sungai Kuin.

Masjid yang didirikan di tepi sungai Kuin ini memiliki bentuk arsitektur tradisional Banjar, dengan konstruksi panggung dan beratap tumpang. Pada bagian mihrab masjid ini memiliki atap sendiri yang terpisah dengan bangunan induk.

Sumber: Wikipedia, artikel “Masjid Sultan Suriansyah”; dikutip tanpa perubahan di bawah lisensi CC BY-SA 4.0. Baca selengkapnya di Wikipedia ↗ · CC BY-SA 4.0

Sumber
Terakhir diperbarui: 26 Oktober 2026 6 dilihat

Tambah ke daftar

Tambah foto

Foto ditambahkan setelah ditinjau editor.

Sarankan koreksi

Masjid Sultan Suriansyah